Minggu, 26 Mei 2019

Bakti Sosial Pemuda Sabilul Khoir Dusun Mertelu Desa Kalisabuk


Kesugihan, KCNews - Organisasi Pemuda Sabilul Khoir Dudun Mertelu Desa Kalisabuk Kecamatan Kesugihan mengadakan bakti sosial dan buka puasa bersama dengan anak yatim dan kaum Dhuafa di Masjid Al Amanah Dusun Mertelu. Minggu (26/5/2019)

Menurut Koordinator kegiatan Odin, Pemuda Sabilul Khoir mengadakan kegiatan ini rutin setiap tahun di bulan ramadhan. 

"Kegiatan ini kami lakukan secara rutin di bulan Ramadhan," katanya. 

Menurutnya, kegiatan ini adalah untuk lebih mendekatkan Pemuda Sabilul Khoir dengan masyarakat. Serta untuk saling berbagi dan saling peduli bagi sesama terutama para anak yatim dan kaum dhuafa di Dusun Mertelu.

"Ini semua terlaksana tidak lepas dari bantuan dana dari para donatur dan semangat para pemuda serta dukungan masyarakat," lanjutnya.

Kegiatan ini berlangsung mulai pukul.16.00 Wib diakhiri dengan buka puasa bersama. Sekitar 50 paket bingkisan dibagikan kepada anak yatim dan kaum dhuafa.(Rzy/red)

https://kesugihannews.blogspot.com/

Warnai Bulan Suci Ramadhan Lewat Pembagian Takjil

Kesugihan, KCNews| Menyambut bulan suci Ramadhan 1440 H / 2019 M, Karang Taruna Putra Samudra Desa Karangkandri, Kecamatan Kesugihan Kabupaten Cilacap melakukan pembagian takjil kepada pengguna jalan raya pada khususnya, warga Cilacap pada umumnya. Minggu (26/5/2019)

Aksi sosial pembagian takjil gratis yang dilakukan puluhan pemuda pemudi yang tergabung dalam Karang Taruna Putra Mandiri, tidak lepas dari semangat kerukunan umat beragama. Pembagian takjil tersebut dilakukan di Rambu Lalu Lintas Jalan Soekarno Hatta dan sepanjang Jalan Iingkar Timur Karangkandri. Mereka mulai beraksi pukul 16.00 wib, jelang waktu menunjukkan berbuka puasa.

Dijelaskan Pembina Karang Taruna, Solikhun Baehaqi, paket takjil yang dibagikan berasal dari berbagai sumber, baik warga maupun Karang Taruna itu sendiri. Lantaran berbeda asal sumber, isi paket takjil juga berbeda-beda.

Dari keterangannya, secara keseluruhan ada 400 paket takjil yang dibagikan. Dari 400 paket tersebut, terdiri dari 200 paket berisi Kolak/bubur plus air mineral, 200 paket berisi Arem-Arem/lontong plus air mineral.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Putra Samudra Sunarko menjelaskan pembagian takjil ini dilakukan dalam rangka memeriahkan bulan suci Ramadhan, sekaligus kepedulian terhadap warga yang menjalankan ibadah puasa. Disamping itu, kegiatan tersebut untuk menjaga kebersamaan pemuda pemudi Desa Karangkandri.

Selain itu, Karang Taruna Putra Mandiri ingin menunjukkan eksistensinya kepada warga Desa Karangkandri pada khususnya dan warga Kota Cilacap pada umumnya, sekaligus ikut berperan dalam segala kegiatan yang bergenre sosial.

Pembagian itu sendiri dilakukan tidak hanya di 1 titik, tetapi difokuskan tepatnya di Rambu Lalu Lintas jalan Soekarno Hatta . Dalam pelaksanaannya, durasi pembagian relatif cukup singkat, lantaran ada 22 orang yang membagikannya secara bersamaan.

Saat rambu lalu lintas menunjukkan lampu warna merah atau waktunya semua kendaraan berhenti sejenak, mereka menjalankan aksinya membagikan paket takjil kepada seluruh pengguna jalan. Respon para pengguna jalan juga tak kalah serunya, mereka menerima sambil mengucapkan terima kasih, karena telah diberikan paket takjil secara gratis. (Rzy/red)

Sabtu, 25 Mei 2019

STASIUN PASAR KLIWON KESUGIHAN RIWAYATMU DULU

KCNews- Melihat potret stasiun melalui Google Map membuat seakan kita flashback ke jaman dulu. Iya, ini potret Stasiun Pasar Kliwon Kesugihan yang pernah jaya pada masanya.

Dulu teringat ketika masa kecil yang mungkin tak akan ditemui di masa sekarang. Ketika umur masih bau kencur sudah berani naik kereta sendiri, dari Kesugihan ke Kroya dengan "Sepur Klutuk".

Inilah potret stasiun tua yang dulu begitu ramai oleh hiruk pikuk penumpang. Dan kini hanya tersisa tanah rata dan hanya terabadikan melalui foto map.

Stasiun Pasar Kliwon adalah satu dari sekian stasiun yang mengalami nonaktif dari pihak PJKA. Setelah usai era 90-an Kereta Api berevolusi, dan kereta lawas tidak beroperasi. Kini Stasiun ink hanya tinggal riwayat.

Stasiun ini berdiri sejak masa awal kemerdekaan sampai dengan awal tahun 2000. Stasiun Pasar Kliwon terletak di sebelah barat Pasar Kliwon, tepatnya sebelah Jalan Puteran Kesugihan.

Mungkin bagi sebagian besar masyarakat yang lahir era milenial, tidak mengetahui kejayaan Stasiun ini. Tetapi bagi masyarakat yang lahir era 90-an kebawah tentu banyak nostalgia dengan Stasiun Pasar Kliwon ini.(Rzy/red)

Visit group fb : Info Kesugihan Cilacap (IKC)
Website          : Kesugihannews.blogspot.com

#Kesugihan_Keren
#Kesugihan_Cilacap

Rabu, 15 Mei 2019

SORE INI DI KURIPAN

Sedulur...sore kiye golet takjil nang kawasan Desa Kuripan.

Terpantau sepanjang jalan dari arah pasar Kuripan sampai Lapangan ramai lancar para pedagang kuliner.

Meski tidak terpusat dan cendrung lengang, namun antusias warga ngabuburit masih tampak.

Ayoo dulur tukoni para pedagang kuliner Ramadhan nang wilayah Kesugihan.

#Ramadhan_Asyik
#Kesugihan_Keren
#KesugihanCilacap
#KCNews

Selasa, 14 Mei 2019

WARGA DESA KARANGKANDRI DESAK DINKES TANGGAP DB


KCNews,Karangkandri- Penyakit demam berdarah (DB) menyerang warga di Desa Karangkandri Kecamatan Kesugihan Cilacap. Tercatat sampai Ahad (12/5), penderita penyakit DB mencapai 10 orang.

DB sebelumnya menyerang 6 RT di Wilayah RW 02 Desa Karangkandri. Diskes setempat belum menyatakan DB di daerahnya sebagai kejadian luar biasa.

Kepala Desa Karangkandri Kecamatan Kesugihan bersama masyarakat dan dibantu salah satu Partai Politik melakukan Pencegahan, Pengendalian, dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) dengan fogging di sejumlah wilayah. Kepala Desa Karangkandri, Ridwanullah mengatakan, penderita DB sudah bertambah tujuh orang lagi dalam sepekan.

 “Sudah bertambah tujuh orang, jadi tercatat 10 orang warga dan belum lagi yang tidak tercatat,” katanya.(12/05)

Beberapa warga yang positif menderita DB dirawat pada beberapa titik pengobatan. Di Klinik Afdila Menganti 3 orang, Klinik Darus Syifa Slarang 1 orang, RS Fatimah Cilacap 1 orang dan beberapa warga yang belum melaporkan diri.

Menurut warga kejadian DB yang menimpa warga Karangkandri belum ada tanggapan dari pihak terkait.

"Kejadian seperti ini harusnya sudah menjadi kejadian luar biasa, dan dapat perhatian dari pihak kesehatan"kata Sholihun(Warga Karangkandri)

Inisiatif warga bersama pemerintah Desa Karangkandri, meminta bantuan pada salah satu Partai Politik untuk dilakukan Fogging. Mengingat banyaknya warga yang terserang DB dan antisipasi ada warga lain yang terkena DB. (Rzy/red)

KEDUNG DEMUNG DUKUH YANG DITINGGALKAN

KCNEWS,Kesugihan-Siapa mau tinggal menyendiri di kebun atau hutan yang jauh dari pemukiman. Membayangkan saja sudah tak mengenakan.

Ruang soialisasi yang jadi kebutuhan dasar makhluk sosial pun tak ada. Hanya sunyi yang selalu menyapa. Belum lagi, gangguan satwa liar yang setiap waktu bisa mengancam. Tetapi siapa sangka, ada saja warga yang lebih memilih tinggal jauh dari pemukiman.

Di Dukuh Kedung Demung, Dusun Banteran Desa Kalisabuk Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, sebuah rumah sederhana berdiri di tengah pekarangan atau perkebunan warga.

Di sana, sebut Abdul dan tiga anggota keluarganya bertinggal. Dari sisi mana pun, rumah itu langsung berhadapan dengan pepohonan dan kebun yang rimbun tanaman kelapa.

Sepi tentu keluarga itu tak punya tetangga yang bisa diajak bercengkerama. Terlebih saat malam, Hening kian mencekam. Jika pun ada kebisingan, itulah nyanyian jangkrik yang mengerik di balik tanah.

Riak air sungai pertemuan dua arus sungai yaitu sungai Lancar dan Sungai Banteran sedikit memecah lengang. Lahan sekitar rumah sudah banyak yang tertutup rimbun pohon liar.

Ia masih bertahan meski kesunyian dan marabahaya menghampiri. Jalan setapak menuju rumah Abdul terpotong sungai hingga membuat rumah itu terisolasi, di tengah ladang sawah dan tepi sungai.-KCNews.

Tak ada jalur akses menuju rumah itu, kecuali jalan setapak tanggul sungai yang jauh dari layak. Medan itu pun sulit dijangkau kendaraan. Dalam kondisi demikian, Abdul dan keluarganya nyatanya nyaman tinggal bertahun-tahun.

Abdul mulanya tak sendiri. Puluhan tahun lalu sebelum tahun 2016, ia ditemani sekitar 15 an keluarga yang mendiami tempat sama. Di situ lahir tatanan masyarakat normalnya dukuh di tempat lain. Tersebutlah Dukuh Kedung Demung yang kini tinggal cerita.

Satu persatu penduduk di dukuh itu pindah ke tempat lain, dengan alasan yang beragam. Ada alasan terisolir, alasan ekonomi dan lain sebagainya. Kini, dukuh itu benar-benar hanya ditinggali oleh satu keluarga dan menyisakan dua bangunan rumah.

Fakta unik dan menarik yang ada di Dukuh Kedung Demung.

Pertama, suasana di dukuh itu sangat nyaman tanpa ada kebisingan dan suara alam menenangkan pikiran. Kedua, meski pada musim apapun dan pohon kelapa tidak dideres, pohon kelapa tidak mau berbuah.

Mungkin jika dukuh itu dijadikan destinasi wisata alam akan sangat baik, apabila ada investor yang mau meliriknya. Itulah sedikit cerita tentang Dukuh Kedung Demung yang kini tinggal satu Keluarga yang mendiami.

(KesugihanNews/Kang_Roszy)

LUPA MATIKAN KOMPOR, RUMAH LUDES TERBAKAR

KCNews, Kesugihan - Peringatan bagi para ibu yang sedang memasak, jangan lupa matikan kompor saat keluar rumah. Kalau tidak bisa terjadi k...